PERPUSTAKAAN SMA XAVERIUS PRINGSEWU

Library Automation System

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Pengunjung
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Bumi Manusia

Text

Bumi Manusia

Toer, Pramoedya Ananta - Nama Orang;

Tatkala para filsuf sejarah masih berpolemik apakah sejarah yang membentuk manusia atau manusia sendirilah yang membentuk sejarahnya, Pramoedya Ananta Toer lewat Tetralogi Pulau Buru -Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca- telah melibatkan diri dalam teka-teki filsafat itu.

Tetralogi adalah epos pergulatan manusia-manusia Republik dalam mencari performa identitas dan kesadaran humanismenya pada pergantian abad, dari 19 ke 20.

Lewat penelusuran riwayat hidup sang protagonis, Minke -anak bupati di Jawa yang menolak meneruskan jabatan bapaknya, siswa sekolah Belanda HBS, mahasiswa kedokteran di STOVIA, dan aktivis pergerakan yang memiliki reputasi sebagai wartawan-pengarang yang sanggup menulis dengan pisau belati- terpapar secara rinci struktur sosial dan kebudayaan kolonial pada masa itu dengan segala-gala kisah kesanggupan dan ketaksanggupan manusia di dalamnya berhadapan dengan pasang naiknya gelombang sejarah.

Dalam pergumulan ini, tokoh-tokoh protagonis Pram memang kalah dan tertawa oleh kekuatan sejarah, tapi sekaligus juga sanggup mengalahkan kekalahannya sendiri dengan mengatasi, baik ketakutan maupun kesombongan untuk tidak menang.

Di tangan Pram, sejarah selalu merupakan kisah tentang unggulnya kekuatan-kekuatan anonim dalam suatu zaman, yang penuh daya-dera yang menggilas, tetapi gagal menghentikan seseorang untuk mengatakan: 'Tidak!'

Lewat epos mahadahsyat ini, Pram menitiskan sebuah semangat, ya miriplah kombinasi antara keberanian dan kerendahan hati sekaligus, bahwa sejarah akan mendesakkan diri ke mana saja, tetapi manusia tetap tak terkalahkan. Sejarah memang bisa menggulung siapa saja, tetapi manusia bukanlah sepotong gabus yang setelah terombang-ambing dapat diempas ke daratan dan menjadi sampah di pantai.

---

“Cerita di bumi manusia itu selamanya bicara tentang manusia, kehidupannya, bukan kematiannya. Ya, biarpun yang ditampilkannya itu hewan, raksasa, atau dewa atau hantu. Dan tak ada yang lebih sulit dapat dipahami daripada sang manusia.... Jangan sekali-kali menganggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar pengelihatanmu setajam mata elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaranmu dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput.... Maka untuk beroleh paham akan perilah itu, seorang terpelajar dituntut bisa berlaku adil sudah sejak dalam pikirannya."

(Pramoedya Ananta Toer)


Ketersediaan
P0000035F813 TOE bPerpustakaan (A02)Tersedia
P0000034F813 TOE bPerpustakaan (A02)Tersedia
P0000033F813 TOE bPerpustakaan (A02)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 TOE b
Penerbit
Jakarta : Hasta Mitra., 2002
Deskripsi Fisik
vi, 405 hlm.; 15 x 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9798659120
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 9, Oktober 2002
Subjek
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Pramoedya Ananta Toer
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Bumi Manusia
    Cet. 9, Oktober 2002
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMA XAVERIUS PRINGSEWU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan SMA Xaverius Pringsewu adalah perpustakaan sekolah yang berdiri pada tahun 1980. Dalam perkembangannya Perpustakaan SMA Xaverius Pringsewu terus berbenah, dengan menerapkan SLiMS untuk mendukung proses belajar mengajar di SMA Xaverius Pringsewu. SliMS (Senayan Library Management System) adalah sistem automasi perpustakaan sumber terbuka/ open source berbasis web. SliMS memiliki banyak fitur yang akan membantu pustakawan dan pemustaka dalam melakukan kegiatan perpustakaan dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik