Text
Madeira: Kita berusaha saling melupakan, tapi diam-diam saling mencari
Kenapa kau tak terbuka seperti dulu? Dei yang selalu ceria dan cerita banyak hal padaku. “Mengapa kita tak bisa sedekat dulu?" Lim berkata penuh emosi. Kali ini, dia tak berhasil mempertahankan ketenangannya.
"Semua sudah berakhir, Lim." Suaraku tertahan. "Mengapa kau menuntut banyak hal, sedangkan kau sendiri yang pergi? Setelah bertahun-tahun tak saling berkirim kabar, sekarang kau menuntut sebagai orang yang paling mengerti aku?"
Lim membeku. Ia seperti tak siap dengan ucapanku.
Baginya, aku, Dei yang sama. Dei yang perlu ia lindungi, Dei yang membutuhkan perhatian penuh darinya.
"Persahabatan kita sudah lama berakhir.”
| P0000169F | 895 KEN m | Perpustakaan (A02) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain