Text
Batas Air= Shui Hu Chuan
Novel ini mengisahkan perjalan hidup 108 satria dengan watak masing-masing menjelang keruntuhan Dinasti Sung pada abad ke-13. Pada masa itu korupsi, ketidakadilan, dan penindasan merajalela karena kekuasaan de facto berada di tangan panglima perang Kao Ch'iu yang lalim - sementara Kaisar Hui Tsung berwatak lemah. Perjalanan hidup para satria dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda itu bagaikan air mengalir dan membawa mereka pada akhirnya berkubu di Gunung Liang Shan Po untuk melancarkan perlawanan terhadap kesewenang-wenangan.
Dengan judul asli Shui Hu Chuan, yang berarti "batas air", novel ini merupakan karya puncak sastra Cina pada zamannya yang dinilai setara dengan kisah Sam Kok. Kebesarannya terbukti dari penerjemahan novel ini ke berbagai bahasa, seperti inggris dan Jepang. Sebelum dituliskan oleh Shih Nai-an, pada mulanya berupa cerita rakyat yang dituturkan secara lisan sebagai Kisah-Kisah Zaman Hsuan Ho.
Suatu pemaparan tentang pergulatan antara keadilan dan ketidakadilan, kesetiaan dan penghianatan, kebesaran dan kekerdilan jiwa, keberanian dan ketakutan, kebijaksanaan dan kekejaman, dan lain sebagainya, yang menjadi sifat manusia, menyatu dalam sebuah alur roman kenegaraan.
| P0000017F | 859.153 SHI b | Perpustakaan (A02) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain