PERPUSTAKAAN SMA XAVERIUS PRINGSEWU

Library Automation System

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Pengunjung
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Lintang Kemukus Dini Hari

Text

Lintang Kemukus Dini Hari

Tohari, Ahmad - Nama Orang;

Buku kedua seri Dukuh Paruk.

Kepergian Rasus yang tanpa pamit memberikan luka tersendiri bagi Srintil. Ia merasa telah ditolak oleh lelaki yang dicintainya. Seiring waktu, ketenaran Srintil sebagai seorang ronggeng mencapai puncaknya. Parasnya yang ayu serta kekenesannya membuat bayarannya menjadi lebih mahal. Di puncak segala ketenaran itu, Srintil merasa kosong. Layaknya seorang wanita, ia menginginkan suami serta anak. Namun sebagai ronggeng, hal tersebut jelas dilarang. Lebih dari itu, ia tidak dapat melupakan Rasus.

Kekosongan itulah yang membuatnya jarang naik pentas lagi. Ia merasa tidak memiliki gairah untuk meronggeng, justru keinginanya untuk hidup berumah tangga; bersuami serta memiliki anak, selalu mengganggunya. Hal itu pula yang membuatnya menyayangi Goder, seorang anak kecil yang mampu membuatnya damai. Keadaan itu terus berlangsung, membuat Srintil jarang pentas dan tak mau lagi melayani lelaki.

Hingga suatu hari datanglah undangan untuk pentas di acara tujuh belas agustusan yang dilaksanakan di kecamatan. Srintil jelas menolak tawaran itu, namun dengan sedikit ancaman mengenai keselamatannya dan keselamatan warga Dukuh Paruk, ia ragu juga. Demi mendapatkan keputusan yang benar, ia berkeliling kampung, lalu berhenti begitu saja di depan rumah Sakum. Ketika ia melihat betapa susahnya hidup Sakum itulah hatinya benar-benar luruh. Sudah ia putuskan: ia tak akan menolak tawaran itu. Dari situlah kemudian Srintil tak pernah lagi menolak tawaran pentas, namun untuk melayani lelaki ia tak mau. Ia kini telah menjelma menjadi wanita dewasa yang bermartabat.


Ketersediaan
P0000167F813 TOH lPerpustakaan (A02)Tersedia
P0000166F813 TOH lPerpustakaan (A02)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 TOH l
Penerbit
Jakarta : Gramedia Pustaka Utama., 1985
Deskripsi Fisik
211 hlm.; 18 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 5, Februari 1999
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ahmad Tohari
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMA XAVERIUS PRINGSEWU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan SMA Xaverius Pringsewu adalah perpustakaan sekolah yang berdiri pada tahun 1980. Dalam perkembangannya Perpustakaan SMA Xaverius Pringsewu terus berbenah, dengan menerapkan SLiMS untuk mendukung proses belajar mengajar di SMA Xaverius Pringsewu. SliMS (Senayan Library Management System) adalah sistem automasi perpustakaan sumber terbuka/ open source berbasis web. SliMS memiliki banyak fitur yang akan membantu pustakawan dan pemustaka dalam melakukan kegiatan perpustakaan dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik